Cara Memasang Keramik Lantai Rumah Yang Benar

4 min read

keramik dinding kamar tidur

Lantai adalah suatu bagian dari sebuah bangunan, baik untuk rumah maupun sebuah gedung. Tidak lengkap rasanya dalam sebuah rumah tidak dilengkapi dengan keramik lantai, yang mampu membuat sebuah hunian menjadi lebih nyaman.

Lantai juga biasa digunakan untuk memisahkan antara satu ruangan dengan ruangan lainnya. Untuk kamu yang ingin memasang keramik pastikan terlebih dahulu sudah sesuai dengan kebutuhan ruangan kamu.

Sebab, mulai dari teras, ruang tamu hingga kamar mandi memiliki jenis keramik yang berbeda. Ada berbagai macam jenis keramik lantai yang bisa kamu terapkan kedalam suatu bangunan kamu.

Berbagai Macam Jenis Keramik Untuk Lantai

Keramik lantai

Ada beberapa jenis keramik lantai yang bisa kamu jadikan referensi. Apa saja? 

1. Keramik Standar Atau Biasa

Keramik jenis ini adalah non-porselen yang biasa terbuat dari tanah liat. Jenis ini lebih lunak dibandingkan dengan porselen. Sehingga, membuatnya lebih mudah untuk dilakukan pemotongan dan pemasangan.

Namun, dibandingkan dengan porselen. Keramik jenis ini cenderung kurang tahan lama. Tetapi ini bisa menjadi salah satu keramik lantai murah yang bisa kamu masukkan sebagai referensi.

2. Keramik Porselen

Keramik porselen ini masuk seperti keramik lantai biasa. Hanya saja memiliki kilap yang nampak lebih cerah dan juga jernih. Hal ini karena adanya gloss berupa kaca, namun memiliki hasil akhir yang tidak licin.


Umumnya warna yang dimiliki keramik jenis ini berwarna putih hingga abu-abu. Namun sekarang ini beragam pilihan warna dan juga pola tersedia untuk kebutuhan rumah ataupun bangunan kamu.

3. Keramik Teraso

Keramik ini terbuat dari berbagai macam campuran seperti pecahan marmer, semen, tegel dan juga pasir. Motif bintik-bintik menjadi ciri khas dari keramik jenis ini. Ketika kamu sentuh terasa kasar atau halus.

Sehingga sangat cocok sekali keramik jenis ini untuk digunakan di luar ruangan maupun dalam ruangan. Seperti teras yang akan cocok menggunakan keramik lantai jenis ini.

4. Lantai Batu Alam

Umumnya lain ini terbuat dari batu marmer, granit, limestone dan lain sebagainya. Penggunaan lantai batu ini dapat membuat lantai menjadi terlihat lebih istimewa. Ini karena motifnya yang terlihat alami dan juga unik. 

5. Keramik Mozaik

Keramik ini terdiri dari potongan-potongan kaca atau keramik lain yang kemudian dirangkai menjadi sebuah pola atau desain tertentu. Umumnya keramik ini berukuran kecil. Sehingga kurang disarankan sebagai keramik lantai ruang tamu.

Lebih disarankan sebagai penggunaan keramik kamar mandi ataupun teras rumah kamu. Baca selengkapnya jenis keramik lantai yang tepat diaplikasikan di rumahmu.

Cara Pilih Keramik Yang Baik

Sebelum kamu tahu bagaimana cara memasang keramik yang baik. Sebaiknya kamu paham terlebih dahulu bagaimana cara memilih keramik lantai yang bagus.


1. Sesuaikan Anggaran Yang Kamu Miliki

Ada banyak varian serta model dari keramik yang saat ini dijual di pasaran. Hal ini mengharuskan kamu untuk jeli dalam memilih keramik mana yang bagus. Setiap barang yang kamu pilih tentunya memiliki kualitas serta harga yang berbeda.

Sesuaikan dengan anggaran keuangan yang kamu miliki. Karena harga keramik lantai pasti akan berbeda. Mulai dari jenis serta kegunaannya akan membuat harganya berbeda.

2. Sesuaikan Ukuran Ruangan

Hal ini sebaiknya kamu diskusikan terlebih dahulu dengan orang yang akan mendekor ruangan kamu. Sesuaikan ukuran ruangan kamu dengan keramik yang akan kamu beli.

Kamu harus bisa menyesuaikan keramik dengan besar ruangan yang akan kamu lakukan pemasangan. Jadi, kamu bisa mengetahui terlebih dahulu berapa keramik lantai dalam 1 dus. Hal ini supaya kamu mendapatkan keramik yang sesuai dengan ukuran ruangan kamu.

Sehingga, uang yang kamu anggarkan menjadi cukup dan dengan begitu tidak akan ada banyak keramik yang akan terbuang. 

Misalkan ingin memasang keramik kamar mandi. Ukuran standar maksimal desain minimalis 2×2. Sedangkan 1 dus keramik ukuran 40×40 berisi 6 = 1m². Kamu cukup beli 4 dus saja.

3. Sesuaikan Ukuran Keramik

Bentuk keramik yang semakin besar mampu membuat ruangan kamu menjadi terlihat lebih luas. Begitu juga ukuran keramik lantai yang kecil lebih cocok digunakan untuk ruangan seperti kamar mandi ataupun teras.

4. Pilih Warna Dan Corak

Seleksi warna keramik yang akan kamu pilih. Jika ruangan yang akan kamu pasang keramik tersebut memiliki pencahayaan yang kurang maka pilih warna terang. Bisa juga sebaliknya, ini akan membuat ruangan kamu nyaman untuk dipandang.

Atau kamu bisa memilih keramik lantai motif kayu, untuk mendapatkan kesan yang natural. Corak lantai ini sudah banyak dipilih orang terutama untuk rumah yang bernuansa natural.

4. Tekstur Dari Keramik

Keramik memiliki jenis serta model yang banyak macamnya. Mulai dari yang mengkilap sampai yang memiliki tekstur. Ini akan membedakan licin atau tidaknya sebuah keramik lantai.

Semisal keramik lantai kasar akan sangat cocok digunakan untuk luar ruangan atau kamar mandi. Dengan tekstur yang kasar serta tidak rata berguna untuk tidak licin saat terkena air. 

Kemudian keramik yang tidak bertekstur lebih cocok untuk dijadikan sebagai keramik ruang tamu. Ini karena permukaannya yang licin akan nyaman saat diinjak atau digunakan untuk beraktivitas.

5. Kualitas Keramik

Yang tidak kalah penting saat kamu memilih keramik adalah kualitasnya. Setiap keramik yang akan kamu pilih harus tahan terhadap air, noda dan juga tidak boleh licin. Ini adalah standar yang baik untuk sebuah keramik.

Pastikan bahwa kamu telah memilih keramik lantai yang sesuai dengan penggunaannya. Seperti di kamar mandi, dapur, ruang tamu, teras maupun kolam renang. Karena ini akan berhubungan dengan keselamatan kamu.


Cara Yang Baik Memasang Keramik Untuk Lantai Rumahmu

Cara memasang keramik lantai

Pahami bagaimana cara pasang keramik lantai yang baik untuk hunianmu. Berikut cara-caranya.

1. Persiapkan Alat Serta Bahan

Kamu harus menyiapkan perlengkapan untuk material selain keramik. Yaitu, semen khusus keramik, nat keramik sebagai pengisi celah antar keramik serta papan aplikator. Pastikan juga keramik kamu dilebihkan sebanyak 10% untuk menghindari kurangnya keramik.

Selain itu siapkan alat seperti meteran, benang serta pensil atau spidol. Ini harus kamu siapkan sebagai alat pemasangan keramik.

2. Ukur Terlebih Dahulu Luas Lantai Ruangan

Hal ini dimaksudkan supaya keramik lantai terbaru yang telah kamu beli tidak banyak tersisa. Kamu bisa gunakan meteran untuk mengukur luas lantai yang akan dipasang keramik. Tarik meteran lalu tandai dengan pensil atau spidol.

Pasang benang mengikuti garis yang sudah kamu ukur tadi. Benang ini digunakan untuk dijadikan sebagai garis acuan saat kamu mulai melakukan pemasangan keramik.

3. Coba Pasang Keramik Tanpa Menggunakan Semen

Selanjutnya, kamu bisa coba pasangkan keramik lantai tanpa semen. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui keramik dapat dipasang merata keseluruh lantai ruangan kamu. Cukup letakkan keramik tanpa semen mengikuti garis penanda yang telah dibuat.

Hal ini bisa kamu lakukan supaya kamu bisa melihat keseluruhan keramik yang akan dipasang. Dan juga kamu bisa mengetahui berapa banyak keramik yang harus dilakukan pemotongan.

Jangan lupa untuk berikan jarak antara keramik yang akan kamu pasang tersebut.

4. Rendam Kemarik Terlebih Dahulu Dengan Air

Tahapan yang selanjutnya adalah perendaman keramik kedalam air. Hal ini sering dianggap tidak terlalu penting. Padahal dengan merendam keramik kamu akan membuatnya menjadi lebih lentur.

Karena air akan menyerap kedalam pori-pori keramik. Juga dengan merendamnya ini akan mencegah keramik kamu mudah terlepas saat nanti diaplikasikan langsung ke lantai.

5. Pilih Kualitas Keramik Terbaik

Kualitas akan menentukan harga keramik tersebut. Pilihlah kualitas keramik yang terbaik. Karena keramik dengan kualitas rendah akan sulit terpasang. Ini dikarenakan keramik dengan kualitas rendah memiliki ukuran yang tidak presisi.

6. Pemasangan Keramik

Selanjutnya kamu bisa mengoleskan air semen kebagian bawah keramik. Semen disini berfungsi sebagai perekat yang akan membuat bagian bawah keramik menempel dengan sempurna.

Pastikan sebelum kamu berikan adukan semen kamu sudah bersihkan keramik yang akan kamu gunakan.

Keramik yang masih kotor, seperti terdapat kerikil akan membuat keramik menjadi tidak rata saat ditempelkan. Kamu bisa memulai menempelkannya pada satu area lantai terlebih dahulu. 

Gunakan papan perata semen yang sudah kamu siapkan tadi, untuk memasang keramik. Pertama, tempelkan semen secara tipis pada lantai. Lalu tempel keramik tersebut lalu tekan. 

Ketika satu baris lantai keramik sudah terpasang. Kamu bisa coba gunakan papan yang permukaannya rata untuk menekan permukaan keramik. Ini dilakukan supaya keramik yang ditempelkan memiliki ketinggian yang sama.

Jangan lupa untuk memberikan jarak antara keramik satu dengan lainnya. Kalau kamu sudah selesai memasangnya diamkan keramik tersebut hingga benar-benar kering.

Sebelum selanjutnya kamu bisa mengoleskan nat keramik untuk mengisi celah pada keramik yang sudah terpasang.

7. Mengamankan Area Keramik Yang Baru Saja Terpasang

Kalau kamu sudah melakukan pemasangan dengan motif keramik lantai yang kamu inginkan dengan baik. Maka, selanjutnya kamu harus mengamankannya supaya tidak terinjak orang sebelum semennya benar-benar kering.

Keramik yang baru terpasang itu akan sangat rentan rusak jika terinjak saat belum kering. Jadi pastikan kamu menjaganya.

Mulai dari jenis, cara pilih sampai cara pemasangan keramik lantai bisa kamu lakukan sendiri. Kamu bisa lakukan itu sendiri kalau kamu enggan untuk memanggil tukang pasang keramik ke rumah kamu.

Tinggalkan Balasan